31.8 C
Jakarta
Monday, June 24, 2024
HomeKesehatanApa yang Dimaksud dengan Ilmu Penyakit Mulut? Mengapa Begitu Banyak Residen Mengalami...

Apa yang Dimaksud dengan Ilmu Penyakit Mulut? Mengapa Begitu Banyak Residen Mengalami Gejala Depresi?

Sampai saat ini, KIPMI mencatat sebanyak 228 dokter gigi spesialis penyakit mulut (drg., Sp.PM) telah membaktikan dirinya dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dari Sumatera sampai Papua.
Jumlah dokter gigi Sp.PM ini masih jauh lebih kecil dibandingkan dengan jumlah dokter gigi spesialis lainnya dan sangat belum cukup untuk kebutuhan di rumah sakit yang ada di seluruh Indonesia.
Dengan jumlah yang sangat terbatas ini, mereka terjun langsung ke masyarakat dan terus menunjukkan prestasi di berbagai kegiatan tingkat nasional dan internasional, bahkan pada skala global.
Dengan mempertimbangkan durasi dan beban studi dalam PPDGS Penyakit Mulut, serta aktivitas dan prestasi para residen dan lulusan, hasil survei Kemenkes di atas menimbulkan pertanyaan yang mendalam.
“Dampak dari hasil survei terhadap pendidikan dokter dan dokter gigi spesialis tentunya perlu diperhatikan secara cermat, yang dapat menimbulkan dampak negatif seperti menurunnya minat calon peserta didik untuk mengikuti program studi dokter/dokter gigi spesialis, khususnya di bidang Ilmu Penyakit Mulut,” ujar Irna.
Irna juga menegaskan bahwa KIPMI akan terus melakukan evaluasi terhadap Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Penyakit Mulut Indonesia, dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan kualitas lulusan.
“KIPMI menggarisbawahi pentingnya suatu riset untuk memiliki tujuan yang jelas, terutama dalam melaksanakan suatu survei yang melibatkan partisipasi manusia sebagai subjek. Metode riset juga haruslah tepat untuk memperoleh data yang valid.”
“Serta mematuhi prinsip etika penelitian dari awal riset hingga publikasi hasilnya (yaitu menghormati dan menghargai harkat martabat manusia sebagai subjek penelitian, menghormati privasi dan kerahasiaan subjek penelitian, memegang prinsip keadilan dan kesetaraan, serta memperhitungkan dampak positif maupun negatif dari penelitian,” pungkasnya.

Source link

BERITA TERBARU
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER