28.2 C
Jakarta
Tuesday, July 16, 2024
HomeKesehatanRisiko Gula Ekstra pada Produk Makanan Bayi, Beragam Masalah Kesehatan Mengintai

Risiko Gula Ekstra pada Produk Makanan Bayi, Beragam Masalah Kesehatan Mengintai

Liputan6.com, Jakarta – Menurut laporan Public Eye Swiss dan International Baby Food Action Network (IBFAN) menemukan adanya gula tambahan pada produk makanan bayi Nestlé yang dipasarkan di Indonesia.

Namun, gula tambahan dalam produk makanan bayi tersebut tidak ditemukan negara-negara maju seperti Eropa dan Amerika. standar ganda untuk produk-produk yang mereka pasarkan di negara maju dan berkembang.

Dalam laporan investigasinya pada pada tanggal 17 April 2024, diketahui bahwa produk-produk asupan bayi dan anak dari perusahaan tersebut yang beredar di negara berpenghasilan rendah dan menengah, termasuk di Indonesia, ternyata mengandung gula tambahan dalam jumlah yang beragam.

Gula tambahan atau added sugar adalah gula yang ditambahkan selama pemrosesan makanan. Gula tambahan tidak termasuk gula alami yang terdapat dalam buah dan sayuran.

Meskipun begitu, Nestlé mengatakan di situs webnya, “Kami telah mengurangi gula dalam banyak sereal bayi kami. Meskipun masih ada gula tambahan pada beberapa produk, kami terus berupaya untuk menguranginya, serta menyediakan lebih banyak pilihan tanpa gula tambahan.”

Di Swiss, negara tempat kantor pusat Nestlé, dan negara-negara yang maju, tidak ada tambahan gula tambahan di produk serupa. Ini adalah salah satu temuan dari investigasi tersebut yang juga menyoroti adanya standar ganda.

Menurut Dhora Elvira W, Policy and Advocacy Advisor PIC Indonesia regulasi suatu negara bisa memengaruhi adanya standar ganda ini terjadi. “Ini bisa terjadi karena kita melihat bahwa regulasi di negara-negara tersebut berbeda dengan regulasi di Indonesia. Kita bisa bilang bahwa di Eropa regulasinya sangat ketat sehingga tidak ada celah bagi industri untuk memberikan gula tambahan pada produk-produk bayi tersebut,” jelas Dhora dalam Media Briefing pada Rabu, 22 Mei 2024 secara daring.

Source link

BERITA TERBARU
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER