28.2 C
Jakarta
Tuesday, July 16, 2024
HomeOtomotifGAC AION Menyiapkan 7 Model Mobil Listrik untuk Indonesia, Termasuk MPV

GAC AION Menyiapkan 7 Model Mobil Listrik untuk Indonesia, Termasuk MPV

Perusahaan otomotif jenama China, GAC AION dipastikan hanya menawarkan sejumlah model mobil listrik berbasis baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV) untuk pasar Indonesia. 

Hal ini diungkapkan langsung Vice President AION Indonesia, Qin Bangshu saat ditemui sejumlah awak media termasuk Autofun di Guangzhou, China, Senin (27/5/2024).

Menurut Qin, menghadirkan mobil listrik untuk pasar Indonesia merupakan pilihan yang baik dan tepat. 

“Baca juga: Mobil Lisrik GAC Aion Y Plus Buatan Cikampek Segera Dirilis”

Aion Y Plus diuji coba di jalanan Indonesia

“Indonesia itu sangat penting untuk kami, untuk itu tahun lalu kami menjalin kerjasama dengan Indomobil dan kami akan fokus pada market Indonesia,” ungkap Qin. 

Pria asli China tersebut meyakini akan produk mobil listrik yang dimilikinya bisa diterima konsumen, karena AION jadi merek mobil listrik dengan penjualan tertinggi ketiga di dunia. 

Bahkan merek mobil AION tidak hanya dijual di negerinya sendiri, China, melainkan sudah melakukan ekspor, termasuk di Thailand.

“Baca juga: Ini Keunggulan GAC Aion Y Plus dan Hyper HT yang Bisa Bikin Pabrikan Jepang Gemetar”

GAC AION Siapkan 7 Mobil Listrik Selama 3 Tahun ke Depan di Indonesia

Proses produksi mobil GAC AION di China

Untuk melakukan penetrasi di kancah otomotif nasional, GAC sudah merencanakan sejumlah strategi bisnis, termasuk akan produk mobil listrik mulai dari jenis Hatchback, SUV dan MPV. 

Kata Qin, untuk pasar Indonesia GAC akan menghadirkan tujuh model mobil listrik dalam tiga tahun ke depan. 

“Kami akan memperkenalkan setiap tahunnya 2-3 model. Tapi kami akan lakukan ini secara bertahap, dan kami akan memenuhi market terendah hingga tertinggi,” sebut Qin. 

Bahkan Qin menyebutkan, GAC akan menghadirkan mobil dengan kapasitas tujuh penumpang yang dianggap sangat digemari konsumen di Tanah Air.

“Baca juga: GAC Aion Duduki Peringkat Ketiga Pabrikan Mobil Listrik Terbaik di Dunia”

AION Y diuji coba

“Kami melihat market Indonesia banyak berkendara bersama keluarga. Untuk itu kami akan memperkenalkan Y Plus, produk ini bagus sekali untuk dikendarai bersama keluarga,” ujar Qin.

Qin tak menampik, meski saat ini GAC sudah memiliki pabrik produksi di Thailand, namun untuk jangka panjang, Indonesia juga direncanakan untuk menjadi basis produksi mobil listrik, khususnya mobil tujuh penumpang.

“Untuk pembangunan pabrik di Indonesia, kita punya dua fase. Pertama, kita akan menggunakan pabrik yang sudah ada milik Indomobil, dan selanjutnya kita akan memiliki pabrik baru sendiri,” ucap Qin.

Dia juga menegaskan, bahwa produk yang dibuat di Indonesia, nantinya tidak hanya untuk pasar domestik, melainkan ekspor. 

Pasar Taksi Akan Disikat

AION Hyper HT jadi mobil taksi di China

Selain menyiapkan tujuh amunisi mobil mobil listrik untuk konsumen secara langsung di Indonesia, GAC juga bakal masuk ke pasar fleet atau Business to Business (B2B).

“Kami melihat di Indonesia, kami menilai sudah waktunya bagi EV untuk masuk ke pasar B2B, seperti Grab dan taksi,” ucapnya.

Kendati demikian, Qin menegaskan, model mobil taksi yang dipasarkan di segmen B2B berbeda dengan versi perorangan. 

“Untuk pasar ke konsumen atau kendaraan penumpang itu seperti  AION Y Plus dan menjadi kendaraan komersial untuk taksi dan grab itu seperti Hyper HT,” jelasnya. 

Meski belum ada yang meminang untuk melakukan kerjasama, Qin beralasan, menyasar ke pasar B2B juga menjadi pilihan tepat. 

“Bisa dilihat di Guangzhou, banyak taksi pakai Aion. Kita sangat kuat di sini. Kemudian ketika kita melakukan market research di Indonesia, seperti Malang atau kota-kota kecil, saat ini masih sedikit untuk mengembangkan pasar BEV, jadi saya rasa B2B adalah langkah yang tepat,” tuturnya.

Source link

BERITA TERBARU
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER