25.6 C
Jakarta
Friday, July 12, 2024
HomeKesehatanDokter Paru Menentang Klaim Rokok Elektronik yang Mengatakan Produknya Lebih Aman

Dokter Paru Menentang Klaim Rokok Elektronik yang Mengatakan Produknya Lebih Aman

Liputan6.com, Jakarta Beberapa perusahaan rokok elektronik atau rokok elektrik atau vape menyebut bahwa produk buatannya tidak berbahaya atau less harmful. Menurut Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Agus Dwi Susanto klaim tersebut sangat kontraindikasi dengan bukti yang ada.

“Disebut rokok elektronik itu tidak berbahaya atau less harmful, tentu ini menjadi hal yang sangat kontradiksi dengan data-data, evidence, yang ada di seluruh dunia,” kata Agus dalam Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2024 yang jatuh setiap 31 Mei.

Agus mengungkapkan dari berbagai data-data ilmiah menunjukkan bahwa rokok elektronik tetaplah berbahaya. Bisa membuat kecanduan serta meningkatkan risiko kanker.

“Rokok elektronik mengandung bahan berbahaya, mengandung (senyawa) bersifat adiktif (membuat kecanduan), bersifat karsinogenenik, dan merangsang inflamasi atau peradangan pada tubuh,” kata Agus. Disebut juga kandungan zat dalam rokok elektronik lebih sedikit dari rokok konvensional. Sebenarnya, mengenai bahaya sama dengan rokok konvensional.

“Meskipun dalam jumlah kecil, bahan-bahan yang ada pada rokok konvensional itu tidak sepantasnya masuk ke saluran napas kita, tidak aman untuk kesehatan,” kata dokter spesialis paru konsultan Feni Fitriani Taufik dalam konferensi pers secara daring pada Jumat, 31 Mei 2024.

Source link

BERITA TERBARU
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER