Peristiwa bencana longsor di jalur Pacet, Kabupaten Mojokerto-Cangar, Batu, Jawa Timur menelan korban sebanyak sepuluh orang, yang terdiri dari dua keluarga yang berbeda. Keluarga pertama adalah penumpang Toyota Innova, sedangkan keluarga kedua berasal dari Jatijejer, Trawas, Mojokerto. Salah satu keluarga tersebut terdiri dari Ahmad Fiki Muzaki (28), Fitria Handayani (30), dan Mikaila FZ (3), yang menumpangi mobil pikap Grand Max yang tertimbun longsor ketika melintas di lokasi kejadian pada Kamis, 3 April 2025. Mereka berangkat untuk mudik ke Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur melalui jalur alternatif Pacet-Cangar karena hendak mengunjungi kerabat di Blitar dan Tulungagung terlebih dahulu.
Pada malam takbiran sebelum kejadian, Fiki dan Fitria telah mengutarakan impian mereka kepada keluarga bahwa mereka ingin membeli tanah sepetak untuk dibangun rumah untuk keluarga kecil mereka. Impian tersebut akhirnya tidak terwujud karena mereka menjadi korban dalam bencana tersebut. Selain keluarga tersebut, bencana longsor Pacet-Cangar juga menelan korban tujuh orang dari satu keluarga asal Sidoarjo yang menumpangi mobil Toyota Innova dan juga tertimbun longsor. Semua korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Dusun Urung-Urung, Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas pada Jumat, 4 April 2025.


