Menurunkan berat badan sering kali dihubungkan dengan pantangan makanan dan latihan fisik yang menyiksa. Namun, sebuah diet sehat seharusnya tidak membuat seseorang merasa tersiksa atau kelaparan terus-menerus. Konsistensi dan perubahan pola hidup yang dapat dijalani dalam jangka panjang adalah kunci keberhasilan dalam diet.
Menurut ahli gizi Rahadyana Muslichah, diet yang efektif bukanlah tentang membatasi makanan secara ekstrem, tetapi tentang mengatur asupan kalori dan aktivitas fisik yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Dengan pendekatan yang realistis, penurunan berat badan bisa dicapai tanpa merasa tertekan.
Dalam melaksanakan diet, penting untuk mengurangi asupan kalori setelah menghitung kebutuhan harian tubuh. Porsi makan juga perlu diatur mengikuti pedoman gizi yang seimbang.
Rahadyana menekankan bahwa diet tidak berarti harus menghindari semua jenis makanan. Semua zat gizi tetap diperlukan oleh tubuh, namun porsi makanannya perlu diatur sesuai dengan prinsip gizi yang seimbang. Pilihlah protein rendah lemak seperti ikan, daging putih, telur, dan susu rendah lemak.
Selain itu, variasikan sumber karbohidrat dengan tambahan makanan seperti singkong, ubi, atau beras merah yang mengandung serat. Selalu perbanyak konsumsi sayur dan buah dalam menu harian Anda. Dengan pendekatan ini, diet untuk menurunkan berat badan bisa dilakukan secara realistis dan berkelanjutan.


