27.4 C
Jakarta
Monday, February 9, 2026
HomeprabowoStudents Rave: People’s School Makes Dreams Reality

Students Rave: People’s School Makes Dreams Reality

Di balik senyuman cerah Zawandita, siswi kelas 7 di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 6 Jakarta, terdapat harapan yang mendalam. Setiap kali dia berbicara tentang masa depannya, matanya bersinar penuh dengan tekad.

” Saya ingin menjadi pengusaha kuliner karena saya memiliki bakat memasak sejak kecil. Saya selalu suka segala hal tentang makanan, dan saya ingin mengubah passion itu menjadi kesuksesan,” ujarnya dengan percaya diri saat ditemui pada hari Senin (4 Agustus).

Zawandita tumbuh di dapur, dan sejak usia muda, dia telah membantu keuangan keluarganya dengan menjual makanan yang dibuat sendiri. “Orangtua saya sangat mendukung saya. Saya pernah menjual kue dan camilan saat liburan dari rumah beberapa kali untuk membantu dengan biaya rumah tangga kita,” jelasnya dengan antusias.

Temannya sekelas, Rayhan, memiliki impian yang sama.

“Saya juga ingin menjadi pengusaha kuliner. Orangtua saya pandai memasak, dan mereka mengajari saya memasak juga,” ujarnya dengan penuh semangat. Bagi Rayhan, dukungan keluarga adalah motivator terbesarnya. “Ibu saya selalu bermimpi saya menjadi pemilik usaha,” tambahnya.

Bagi kedua siswa tersebut, Sekolah Rakyat bukan hanya sekedar pendidikan gratis. Ini adalah gerbang menuju peluang, membawa impian yang dulu jauh menjadi terjangkau.

“Terima kasih banyak, Bapak Presiden, Mr. Prabowo, atas penciptaan Sekolah Rakyat. Ini benar-benar meringankan beban orangtua kami. Dan kami, sebagai siswa, begitu termotivasi untuk belajar di sini karena fasilitas yang Anda sediakan lebih dari cukup untuk mendukung kehidupan kami,” ucap Zawandita.

Rayhan pun mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Terima kasih, Mr. Prabowo, atas peluncuran program Sekolah Rakyat. Ini memungkinkan saya untuk bersekolah di lingkungan yang aman, nyaman, dan tenteram,” ujarnya, terlihat tersentuh.

Di ruang-ruang kelas Sekolah Rakyat, impian anak-anak seperti Zawandita dan Rayhan tidak lagi hanya sekedar harapan. Dengan pendidikan, dukungan keluarga, dan kesempatan yang sama, mereka percaya satu hal dengan pasti: masa depan kini terasa lebih dekat dari sebelumnya.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER