Pada tanggal 19 Agustus 2025, peristiwa sederhana tetapi menyentuh banyak hati terjadi selama perayaan HUT RI ke-80 di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Sebuah video yang viral menampilkan dua bocah kecil, Syamsul (7) dan Muh Aidil (7), sedang mengumpulkan sisa-sisa kue dari tamu undangan. Meskipun seharusnya perhatian tertuju pada upacara resmi, tetapi fokusnya justru beralih pada aksi kedua bocah ini yang dengan antusias mengambil kue yang tersisa.
Dalam rekaman tersebut, terlihat kedua bocah tersebut berjalan di bawah tenda dengan kantong kresek hitam untuk mengumpulkan kue yang ditinggalkan. Pemandangan kontras terjadi saat di tempat yang sama, para pejabat dan petinggi pemerintahan Kabupaten Gowa sedang mengikuti perayaan HUT RI. Namun, perhatian masyarakat justru tertuju pada kedua bocah kecil yang mengais sisa makanan di tengah keramaian.
Rekaman video ini dengan cepat menyebar di media sosial dan dibanjiri komentar dari warganet. Mereka melihat momen tersebut sebagai gambaran nyata dari ketimpangan sosial dalam masyarakat, terutama saat merayakan kemerdekaan. Dari penelusuran, diketahui bahwa kedua bocah tersebut berasal dari keluarga yang cukup sederhana. Mereka tinggal bersama orang tua yang hanya bekerja sebagai pedagang sayur kelor di pasar tradisional.
Peristiwa ini mengundang perhatian publik hingga menandai akun media sosial Kapolres Gowa. Beberapa warganet bahkan meminta pihak berwenang untuk turun tangan dalam kasus ini. Tanggapan cepat pun datang dari Kapolres Gowa yang berjanji untuk bertemu dengan kedua bocah tersebut. Kesadaran akan ketimpangan sosial dan solidaritas sosial menjadi sorotan dalam peristiwa viral ini.


