Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kemiskinan di Indonesia disebabkan oleh kurangnya kemampuan dan keahlian pemimpin negara. Pernyataan tersebut disampaikan dalam arahan kepada para guru dan kepala sekolah di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Prabowo menekankan bahwa ketidakhandalan para pemimpin membuat negara rentan terhadap penjajahan dari luar, yang pada akhirnya berkontribusi pada kemiskinan.
Menurut Prabowo, kekurangpahaman dan ketidakhandalan pemimpin negara membuat Indonesia mudah dikuasai oleh bangsa asing. Dia mengingatkan pentingnya mengenang sejarah bangsa sebagai langkah untuk memperbaiki kesalahan masa lampau. Prabowo juga mencatat bahwa upaya saat ini harus difokuskan pada perbaikan kekurangan sebagai bangsa.
Dalam konteks yang sama, Prabowo juga mengapresiasi keberhasilan 100 sekolah rakyat yang telah beroperasi di Indonesia. Prestasi tersebut menunjukkan upaya nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan memberdayakan masyarakat. Prabowo mendorong agar sejarah bangsa tidak dilupakan dan bahwa semua pihak harus berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih baik.


