Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, membantah melakukan razia truk pelat kendaraan BL saat memeriksa jalan provinsi di Kabupaten Langkat ruas Simpang Tiga – Namo Unggas – Tangkahan yang amblas pada Sabtu, 27 September 2025. Bobby menegaskan bahwa tindakan tersebut hanyalah bagian dari proses sosialisasi dan bukan tindakan penindakan seperti yang tersebar di media sosial. Tujuan dari tindakan ini adalah untuk mengoptimalkan pendapatan pajak di Sumatera Utara.
Bobby Nasution mengimbau perusahaan yang beroperasi di wilayah Sumatera Utara untuk menggunakan pelat kendaraan BK atau plat BB. Ia menjelaskan bahwa pengoperasian perusahaan seperti hasil bumi, sawit, dan lainnya memerlukan pelat kendaraan tersebut agar pajak yang dibayarkan masuk ke pusat pajak Sumatera Utara. Bobby juga menjelaskan bahwa kebijakan ini bukan hanya ditujukan pada satu wilayah di Indonesia, tetapi untuk seluruh perusahaan di Sumatera Utara guna mengoptimalkan pendapatan daerah tanpa menambahkan beban pajak kepada masyarakat.
Video viral tentang aksi Pemprov Sumut yang merazia mobil truk plat BL Aceh di perbatasan Aceh Tamiang-Langkat juga mencuat. Dalam video tersebut, Bobby Nasution meminta supir truk untuk menggantikan nomor polisi menjadi plat BK (Sumut). Aksi ini menimbulkan reaksi dari berbagai elemen masyarakat Aceh. Selain itu, Bobby Nasution juga mendorong kepala daerah di Sumatera Utara untuk memastikan bahwa fasilitas kesehatan (Faskes) tidak lagi menolak pasien dengan alasan kamar penuh.


