23.9 C
Jakarta
Saturday, March 7, 2026
HomeKesehatanJPPI: Kasus Keracunan MBG Mencapai 10.482 - Pengaruh dan Penanganannya

JPPI: Kasus Keracunan MBG Mencapai 10.482 – Pengaruh dan Penanganannya

Beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengalami penutupan, namun jumlah korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) terus meningkat. Data dari Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menunjukkan bahwa pasca penutupan sebagian SPPG, jumlah korban keracunan malah mengalami peningkatan, mencapai 1.833 anak dalam rentang waktu seminggu. Hal ini melebihi rata-rata jumlah korban mingguan di bulan September yang mencapai 1.531 anak per minggu.

Total korban keracunan MBG hingga tanggal 4 Oktober 2025 telah mencapai 10.482 anak. Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, menyatakan bahwa penutupan sebagian SPPG tidak efektif karena korban terus bertambah selama dapur MBG masih beroperasi. Oleh karena itu, BGN diminta untuk segera menghentikan semua SPPG di Indonesia guna mencegah peningkatan korban yang lebih banyak.

Selain peningkatan jumlah korban, JPPI juga menyoroti beberapa fakta yang mengkhawatirkan selama rentang waktu 29 September hingga 3 Oktober 2025. Beberapa di antaranya adalah penyebaran kasus ke dua provinsi baru, yaitu Sumatera Barat dan Kalimantan Tengah, serta adanya gelombang penolakan terhadap MBG dari sekolah dan orangtua murid. Kasus keracunan juga menimpa sejumlah guru yang mencicipi makanan MBG, serta intimidasi yang dialami oleh masyarakat dan jurnalis yang membahas kasus MBG.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, rencananya akan memanggil kepala program MBG tingkat Jawa Barat sebagai respons terhadap kasus keracunan massal yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat. Ini merupakan upaya untuk menangani masalah keracunan MBG yang semakin meningkat.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER