30.7 C
Jakarta
Tuesday, December 16, 2025
HomeKesehatanRahasia Hidup Sehat Prof. Saparinah Sadli Jelang Usia 100 Tahun

Rahasia Hidup Sehat Prof. Saparinah Sadli Jelang Usia 100 Tahun

Prof. Dr. Saparinah Sadli, seorang aktivis perempuan dan pejuang Hak Asasi Manusia (HAM), berbagi kunci keberhasilan hidup Sehat menjelang usia seratus tahun. Meskipun berusia 99 tahun, Bu Sap masih menunjukkan kemandirian dan produktivitas yang luar biasa. Bagi banyak orang, mencapai usia hampir satu abad dianggap sebagai masa yang penuh dengan batasan. Namun, bagi Bu Sap, batasan itu tidak terasa nyata. Ia menjalani hari-harinya dengan sederhana, bangun pagi, menikmati kopi hitam tanpa gula, membaca buku, dan berbincang dengan asisten rumah tangganya.

Menurut Bu Sap, hidup sederhana adalah kuncinya. Ia menerima apa pun yang diberikan kepadanya tanpa memaksakan diri. Kekebalan terhadap berbagai pantangan dan pandangan hidup yang positif membuatnya merasa beruntung karena masih bisa mandiri, tinggal di rumah sendiri, dan dikelilingi oleh orang-orang yang merawatnya dengan penuh kasih sayang.

Kehidupan sehari-hari yang sederhana ini mencerminkan konsep successful aging, di mana penuaan diisi dengan makna, rasa syukur, dan hubungan sosial yang tulus. Ketika ditanya tentang rahasianya bertahan hingga usia 99 tahun dengan semangat yang membara, Bu Sap dengan rendah hati mengklaim bahwa tidak ada rahasia. Baginya, kunci utama adalah tidak memaksakan diri.

Saparinah Sadli, sebagai saksi hidup perkembangan ilmu psikologi dan gerakan perempuan di Indonesia, baru-baru ini dihormati dengan memberi nama ruang di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) sebagai “Lobby Saparinah Sadli”. Penghargaan ini tidak hanya sekadar penghormatan atas namanya, tetapi juga atas nilai, kerja keras, dan teladan hidup yang dibawakannya. Terlepas dari usianya yang lanjut, Bu Sap merasa bersyukur karena masih dihormati dan dianggap oleh masyarakat.

Keberhasilan dan keteladanan hidup Prof. Dr. Saparinah Sadli menjadi inspirasi bagi banyak orang, tidak hanya dalam menjalani kehidupan yang sehat dan bermakna, tetapi juga dalam berkontribusi bagi masyarakat dan generasi mendatang.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER