28.2 C
Jakarta
Tuesday, December 16, 2025
HomeKesehatanPuasa Intermiten Tidak Ganggu Kemampuan Berpikir Dewasa

Puasa Intermiten Tidak Ganggu Kemampuan Berpikir Dewasa

Puasa intermitten telah menjadi topik yang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Dengan beberapa penelitian yang menunjukkan manfaatnya bagi kesehatan fisik, seperti penurunan berat badan dan peningkatan kesehatan jantung, penting juga untuk mempertimbangkan dampaknya terhadap kesehatan mental dan emosional seseorang.

Sera Lavelle, seorang terapis dan psikolog klinis dari Amerika Serikat, menyoroti bahwa puasa intermitten dapat mempengaruhi suasana hati seseorang. Perubahan tingkat glukosa darah dan rasa lapar yang meningkat dapat memicu perubahan suasana hati, iritabilitas, dan pikiran yang terus-menerus tentang makanan. Hal ini pada akhirnya dapat memengaruhi fungsi kognitif seseorang.

Namun, Charlotte Markey, seorang psikolog dari Rutgers University, menekankan pentingnya penelitian lebih lanjut terkait hubungan antara perubahan suasana hati dan kemampuan kognitif. Dia mencatat bahwa sulit untuk merasa bahagia ketika merasa lapar, dan istilah ‘hangry’ (kesal karena lapar) menggambarkan perasaan tersebut dengan tepat.

Dengan begitu, sementara puasa intermitten mungkin memiliki manfaat fisik yang signifikan, penting untuk juga memperhatikan kesehatan mental dan emosional saat menjalani pola makan ini. Keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental adalah kunci untuk mencapai kesejahteraan secara keseluruhan.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER