Antusiasme menuju Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada semakin meningkat, namun rencana kontroversial yang diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump mulai menuai perhatian. Pemerintahan Trump sedang merancang aturan yang akan memaksa seluruh turis asing, termasuk suporter Inggris, untuk memberikan riwayat media sosial mereka selama lima tahun saat memasuki Amerika Serikat selama periode turnamen.
Dengan penyelenggaraan undian Piala Dunia di Kennedy Centre, Washington DC, publik semakin tertarik dengan turnamen edisi 2026 yang akan menjadi yang pertama kali melibatkan 48 negara peserta, jumlah terbanyak dalam sejarah. Diperkirakan kehadiran suporter juga akan mencapai rekor lebih dari enam juta orang dengan peningkatan jumlah peserta. Namun, kebijakan yang diusulkan oleh Trump dapat menjadi hambatan bagi sebagian suporter yang berencana untuk datang ke Amerika Serikat.
Pada bulan Juni sebelumnya, Trump mengungkapkan keinginannya untuk memberlakukan pembatasan perjalanan guna melindungi warga Amerika dari potensi ancaman asing. Hal ini membuat 19 negara, termasuk Haiti dan Iran yang berhasil lolos ke Piala Dunia 2026, terkena dampak dari kebijakan yang diusulkan oleh Trump.


