Mendekati Hari Ibu 2025, di Indonesia, momen spesial ini kerap dihubungkan dengan kesan romantis berupa bunga, ucapan manis, dan kebersamaan dengan keluarga. Namun bagi mereka yang sudah kehilangan sosok ibu, Hari Ibu menjadi waktu yang penuh kenangan, rindu, dan emosi yang beragam. Meskipun demikian, Hari Ibu tetap dapat dijadikan sebagai kesempatan untuk mengenang, merawat ikatan batin, dan meneruskan nilai-nilai yang telah diajarkan oleh seorang ibu.
Menurut referensi dari Psychology Today, pada tanggal 19 Desember 2025, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merayakan Hari Ibu 2025 bagi mereka yang ibunya telah tiada. Pertama, mengenang ibu melalui kehidupan yang sedang dijalani saat ini. Kehilangan ibu bisa datang dalam berbagai bentuk, entah itu secara tiba-tiba atau melalui proses yang panjang akibat penyakit kronis. Pada Hari Ibu, kita dapat menghargai hal-hal positif seperti keluarga yang mendukung, pekerjaan yang bermakna, atau anak-anak yang berkembang dengan baik sebagai bentuk penghargaan kepada ibu yang selalu menginginkan yang terbaik bagi anak-anaknya. Selain itu, momen ini juga bisa digunakan sebagai saat introspeksi diri, dimana menyadari hal-hal yang perlu diperbaiki dalam kehidupan dapat menginspirasi perubahan positif yang sesuai dengan nilai-nilai yang pernah diajarkan oleh seorang ibu.


