Program budidaya jagung untuk mendukung ketahanan pangan di Desa Bantarpanjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, saat ini sedang melalui tahap evaluasi teknis. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan program dan menyiapkan langkah perbaikan guna meningkatkan hasil tanam pada fase berikutnya. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Polda Banten, Polresta Tangerang, dan PT MSD Corpora Internasional. Saat ini, total luas areal program mencapai sekitar 50 hektare, dengan luas tanam aktif kurang lebih 20 hektare yang terbagi dalam tiga blok, yakni Blok A, Blok B, dan Blok C. Pelaksanaan budidaya jagung dilakukan secara bertahap, mulai dari pembersihan lahan, pengolahan tanah, pemupukan, penanaman, hingga pemeliharaan tanaman. Namun, hasil pemantauan lapangan menunjukkan bahwa pertumbuhan tanaman jagung pada fase awal masih belum optimal. Faktor-faktor seperti karakteristik lahan dan curah hujan tinggi turut memengaruhi pertumbuhan tanaman. Sebagai tindak lanjut evaluasi, beberapa langkah perbaikan telah disiapkan, seperti penataan ulang lahan, pembangunan sistem drainase dan guludan, serta pembentukan lapisan top soil melalui penambahan kompos dan tanah urugan. Semua langkah ini diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan unsur hara dan mendukung produktivitas tanaman jagung pada fase berikutnya.ации tanaman pada fase berikutnya.


