Pelatih asal Maroko, Walid Regragui, memberikan pembelaan terhadap pemainnya yang gagal dalam menjalankan tugasnya saat mengambil penalti. Regragui mengatakan bahwa pemain tersebut mungkin memiliki terlalu banyak waktu sebelum menjalankan penalti, dan hal tersebut bisa memengaruhi kinerjanya. Meskipun demikian, Regragui menyatakan bahwa mereka tidak bisa mengubah kejadian yang sudah terjadi, dan harus fokus untuk melangkah ke depan.
John Obi Mikel, legenda asal Nigeria, juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap pemain tersebut. Mikel mengungkapkan bahwa kegagalan tersebut bisa memiliki dampak yang besar secara mental bagi Diaz, yang sebelumnya tampil luar biasa di turnamen tersebut.
Bagi Brahim Diaz, Piala Afrika 2025 akan dikenang sebagai turnamen yang memiliki dua sisi yang berbeda. Meskipun Diaz menunjukkan penampilan gemilang sepanjang kompetisi, namun ia harus menutup turnamen tersebut dengan momen pahit saat gagal dalam penalti yang menentukan nasib Maroko di partai puncak.


