Hujan deras yang turun sejak malam hari di wilayah Tangerang menyebabkan tanggul Kali Angke jebol pada Jumat pagi. Akibatnya, Perumahan Pinang Griya di Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang terendam banjir. Banjir ini berdampak pada ratusan rumah dan warga yang terpaksa mengungsi demi keselamatan. Luapan air yang tak terkendali merusak bangunan dan membanjiri kawasan permukiman, terutama di RW 6 Kelurahan Pinang. Kini sekitar 1.800 jiwa terdampak banjir di kawasan tersebut.
Kapolsek Pinang, Iptu Adityo Wijanarko, menyampaikan bahwa seluruh warga diminta untuk meninggalkan rumah dan mencari tempat yang lebih aman untuk sementara waktu. Peristiwa jebolnya tanggul Kali Angke terjadi sekitar pukul 05.30 WIB akibat curah hujan tinggi sejak malam sebelumnya. Meskipun banjir menimbulkan kepanikan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena rumah yang terdampak tidak dihuni saat kejadian.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengumumkan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) akan diperpanjang hingga 27 Januari 2026 untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan banjir di ibu kota. Aparat kepolisian dan pihak terkait masih melakukan pemantauan di lokasi terdampak banjir, memastikan keselamatan warga yang mengungsi.


