Penggunaan gas tertawa N2O dapat memiliki dampak yang merugikan bagi kesehatan. Berdasarkan data, penggunaan N2O dalam jangka waktu yang lama dapat menurunkan kesuburan dan bahkan menyebabkan keguguran. Organisasi kesehatan seperti The National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat menyampaikan bahwa menghirup N2O dapat memicu gejala seperti sesak napas, pusing, bingung, sakit kepala, asfiksia, radang dingin di bawah kulit, dan gangguan reproduksi. CDC juga mencatat bahwa organ tubuh yang paling rentan terhadap kerusakan akibat N2O adalah sistem pernapasan, sistem saraf, dan sistem reproduksi.
Penting untuk menyadari risiko-risiko yang terkait dengan penggunaan N2O sembarangan demi sensasi sesaat. Berbagai merek gas N2O di pasaran seperti Cloud 9ine, Cosmic Gas, ExoticWhip, Goo Sticks, Miami Magic, Whip-it!, FastGas, dan NITROX, tersedia baik secara langsung maupun daring. Kehadiran beragam merek tersebut menunjukkan bahwa penggunaan N2O cukup luas, dan hal ini perlu menjadi perhatian serius di masyarakat. Karenanya, penting untuk memahami bahaya penggunaan gas tertawa N2O dan berhati-hati dalam mengonsumsinya.
Prof. Tjandra Yoga Aditama, seorang pakar di bidang kesehatan, mengingatkan akan risiko yang terkait dengan penggunaan gas tertawa N2O. Beliau merupakan Direktur Pascasarjana Universitas YARSI, Adjunct Professor di Griffith University Australia, serta memiliki pengalaman sebagai Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Mantan Dirjen Pengendalian Penyakit, dan Kepala Balitbangkes. Kesadaran akan bahaya penggunaan N2O sangat penting untuk memastikan kesehatan dan keselamatan masyarakat secara keseluruhan.


