Artikel ini membahas perkembangan terkini tentang Super Flu (Influenza A H3N2 subclade K) yang menjadi topik yang dibahas secara luas akhir-akhir ini. Data terbaru per 29 Januari 2029 dari Tokyo, Jepang menunjukkan adanya peningkatan kasus, yang mengakibatkan pemerintah Kota Tokyo untuk pertama kalinya dalam 17 tahun mengeluarkan kembali Influenza Advisory setelah sebelumnya advisory untuk jenis flu yang sama dicabut. Berita terbaru yang mulai muncul pada awal Februari 2026 mengenai peningkatan kasus Influenza B di Korea dan Jepang, serta sedikit peningkatan kasus di Amerika Serikat juga menjadi sorotan. Hal ini memang perlu diwaspadai karena kasus Influenza B juga ditemukan di Indonesia.
Selain itu, pembahasan tentang infeksi akibat Virus Nipah juga menjadi perhatian, terutama terkait gangguan neurologik yang sering terjadi. Infeksi saluran napas akut dalam kondisi sedang dan berat juga merupakan gejala yang ditemukan pada penderita virus ini, serta terkadang dapat berkembang menjadi pneumonia atipikal maupun penyakit paru berat dan acute respiratory distress. Oleh karena itu, di Indonesia diperlukan peningkatan kegiatan surveilans virus infeksi paru dan saluran napas untuk mengenali situasi yang ada dengan baik dan mengambil tindakan yang diperlukan.
Penulis artikel ini merupakan Direktur Pascasarjana Universitas YARSI / Adjunct Professor di Griffith University, sekaligus Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI). Artinya, informasi yang disampaikan dalam artikel ini merupakan pandangan dari pakar yang berkompeten di bidang tersebut.


