Sekretaris Jenderal Partai Golkar DPR RI, Muhammad Sarmuji, mengingatkan anggota DPR RI untuk tidak saling menyerang di dalam Kabinet. Ini adalah bagian dari etika politik Fraksi Partai Golkar yang disampaikan dalam acara tasyakuran HUT ke-58 Fraksi Partai Golkar DPR RI. Sarmuji menegaskan pentingnya kerjasama antara kader Golkar yang saat ini menduduki posisi eksekutif dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, seperti Bahlil Lahadalia, Wihaji, Nusron Wahid, Maman Abdurrahman, dan Meutya Hafid. Selain itu, ada pula Agus Gumiwang Kartasasmita, Airlangga Hartanto, Mukhtarudin, dan Ace Hasan Syadzily. Sarmuji menekankan pentingnya penyampaian aspirasi atau kritik dilakukan secara internal sebelum rapat resmi, dengan mengingatkan 4 fatsun politik yaitu tidak menyerang kebijakan Presiden/Wapres, tidak saling menyerang kawan sendiri, tidak mempertanyakan keputusan negara yang sedang berjalan, dan tidak mengubah keputusan koalisi. Acara tersebut dihadiri Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dan Ketua Umum Bahlil Lahadalia, serta dihadiri oleh mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dan kader senior lainnya.


