Menu buka puasa harus dipilih dengan bijak, terutama dalam memilih buah yang tepat setelah berpuasa seharian. Kurma merupakan pilihan yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi saat berbuka puasa, karena mengandung fruktosa tinggi. Frustosa ini tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis, sehingga lebih aman untuk tubuh, terutama bagi penderita diabetes. Selain sebagai anjuran agama, kurma juga memberikan energi secara cepat tanpa menimbulkan risiko lonjakan gula darah yang berbahaya.
Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi dari IPB University, Prof Katrin Roosita, menjelaskan pentingnya asupan karbohidrat sederhana untuk mengembalikan kadar glukosa darah secara bertahap setelah berbuka. Ketika tubuh berpuasa, cadangan glikogen di hati akan menurun dan tubuh kemudian menggunakan asam lemak sebagai sumber energi alternatif. Hal ini menghasilkan keton yang dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif oleh tubuh.
Dalam kondisi seperti itu, tubuh membutuhkan sumber energi yang cepat terserap saat berbuka. Oleh karena itu, kurma menjadi pilihan yang tepat untuk memberikan energi secara efisien. Dengan kandungan fruktosa tinggi, kurma dapat membantu tubuh pulih secara optimal tanpa membahayakan kesehatan. Selain itu, konsumsi kurma sebagai menu buka puasa juga memberikan manfaat tambahan dalam memenuhi kebutuhan gizi harian secara seimbang.


