Chelsea menerima kekalahan telak dari PSG di Liga Champions dengan Liam Rosenior menyalahkan penampilan tim pada 15 menit terakhir pertandingan. Meskipun Neto memberikan kausnya kepada ball boy yang ia jatuhkan, insiden tersebut meninggalkan kesan pahit bagi Chelsea. Rosenior meminta maaf atas tindakan tidak pantas yang mungkin dilakukan oleh pihak klub. Chelsea sebenarnya berani dalam pertandingan tersebut namun kepolosan mereka malah menjadi bumerang. Mereka terlalu santai dalam menghadapi ancaman PSG, kurang agresif dalam perebutan bola kedua, dan mudah kehilangan bentuk saat menghadapi serangan balik cepat lawan. Rosenior menyatakan bahwa tim menembak diri sendiri dan membuat duel menjadi sulit. Chelsea masih memiliki peluang di leg kedua meskipun kalah 2-4, tetapi gol kelima PSG sangat menyakitkan. Rosenior berharap untuk memperbaiki keadaan dan mengubah tim menjadi luar biasa. Melihat performa Chelsea dalam pertandingan tersebut, masih ada potensi untuk penyempurnaan.


