Mitsubishi Motors baru-baru ini mengumumkan peluncuran SUV terbaru mereka, All-New Destinator, yang dirancang untuk pasar keluarga di wilayah ASEAN, termasuk Indonesia. Dengan fokus pada kenyamanan, performa, dan desain modern, SUV premium ini menargetkan kebutuhan konsumen di pasar berkembang. Presiden dan CEO Mitsubishi Motors, Takao Kato, menyebutkan bahwa All-New Destinator adalah SUV keluarga premium yang menyatukan fungsi sehari-hari dengan ruang luas untuk tujuh penumpang serta desain dan performa SUV yang tangguh.
Untuk desain eksterior, Mitsubishi All-New Destinator menampilkan dua tema yaitu Gravitas dan Dynamism, dengan tampilan depan ramping yang memancarkan kesan kuat. Dimensi kendaraan ini adalah panjang 4.680 mm, lebar 1.840 mm, tinggi 1.780 mm, dan jarak sumbu roda 2.815 mm, menjadikannya lebih besar dari Xforce dan hampir seukuran dengan Honda CR-V generasi terbaru.
Kabin kendaraan ini dirancang untuk kenyamanan dengan kapasitas tujuh penumpang, dilengkapi dengan fitur premium seperti panoramic sunroof, pencahayaan ambient 64 warna, dan sistem infotainment yang canggih. All-New Destinator menggunakan mesin bensin 1.500 cc turbo dengan tenaga 163 dk dan torsi 250 Nm, dipasangkan dengan transmisi CVT.
Varian Ultimate All-New Destinator dilengkapi dengan fitur keamanan canggih seperti Forward Collision Mitigation, Adaptive Cruise Control, Blind Spot Warning, Lane Change Assist, Auto High Beam, dan Rear Cross Traffic Alert. Tersedia juga kamera 360 derajat, 6 airbag, lampu depan otomatis, wiper otomatis, dan bagasi elektrik hands-free.
Mitsubishi menawarkan Destinator dalam tiga varian yaitu Ultimate, Exceed, dan GLS, dengan pilihan warna yang beragam. Meskipun harga belum diumumkan secara resmi, perkiraan harga All-New Destinator 2025 di Indonesia berkisar antara Rp400 juta hingga Rp500 jutaan tergantung varian. Model ini akan menjadi produk strategis global ketiga Mitsubishi yang diproduksi di Indonesia setelah Xpander dan akan dipasarkan di berbagai negara termasuk di wilayah ASEAN, Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.


