Presiden Prabowo Subianto dinilai oleh Direktur Eksekutif Indeks Data Nasional, Ayip Tayana sebagai pemerintahan yang demokratis. Beberapa indikator kadar demokratis yang disebutkan adalah pemerintah masih menerima kritik publik, berkomitmen pada penegakan hukum tanpa pandang bulu, dan tidak adanya pembatasan sistemik terhadap oposisi atau organisasi masyarakat sipil. Menurut Tayana, pemerintahan Prabowo masih menunjukkan ketegasan negara tanpa cenderung otoriter. Hal ini terlihat dari respons pemerintah terhadap kritik publik yang terbuka, menunjukkan perbedaan dengan rezim yang otoriter yang biasanya menutup ruang kritik. Ayip juga menyoroti komitmen pemerintahan Prabowo dalam menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap Andri Yunus dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), yang dinilai sebagai sinyal positif penegakan hukum yang transparan dan akuntabel. Sesekali, Prabowo diharapkan bisa merayakan Idul Fitri bersama warga di Bazar Rakyat Monas, dalam suasana kebersamaan yang diharapkan oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.


