Struktur kerja AS Roma saat ini, seperti yang dilaporkan oleh Il Messaggero, tengah menghadapi tantangan yang sulit untuk dipertahankan dalam jangka panjang. Perbedaan mendasar terletak pada strategi yang diterapkan dalam membangun skuad tim. Pelatih Gian Piero Gasperini cenderung memilih pendekatan klasik dengan mendatangkan pemain berpengalaman untuk meningkatkan kompetitivitas tim dan meraih trofi.
Di sisi lain, visi kepemilikan klub oleh Friedkin yang diwakili oleh Ranieri menekankan pentingnya beroperasi sesuai dengan ketatnya aturan Financial Fair Play (FFP). Mereka lebih memilih pendekatan yang hati-hati, berkelanjutan, dan memperhatikan kesehatan finansial klub.
Ranieri sendiri mempertanyakan pendekatan Gasperini yang lebih condong pada pengembangan pemain muda daripada pemain berpengalaman, seperti yang terlihat selama kepemimpinannya di Atalanta. Meski demikian, ia berharap untuk melihat hasil positif dari strategi yang diterapkan sejauh ini dengan kedatangan pemain muda seperti Ziolkowski, Ghilardi, Venturino, dan Zaragoza yang dipilih sesuai dengan persetujuannya untuk membantu membangun keberhasilan tim.


