27.9 C
Jakarta
Friday, May 15, 2026
HomeKesehatan3 Bahaya Vape yang Diketahui oleh Dokter Paru

3 Bahaya Vape yang Diketahui oleh Dokter Paru

Vape Tak Seaman yang Dikira, Dokter Paru Ungkap 3 Bahayanya

Penggunaan rokok elektronik atau vape seringkali dianggap sebagai opsi yang lebih aman daripada rokok konvensional. Namun, di balik citra tersebut, vape sebenarnya juga memiliki risiko kesehatan yang signifikan yang tidak boleh diabaikan. Menurut Profesor DR. Dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), seorang Guru Besar dalam Bidang Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), vape dapat tetap memicu ketergantungan karena mengandung nikotin. Data menunjukkan sekitar 79,5 persen pengguna vape mengalami tingkat adiksi akibat kandungan nikotin yang ada.

Selain itu, cairan vape juga mengandung bahan karsinogen seperti formaldehida dan asetaldehida yang dapat memicu kanker. Meskipun vape tidak memiliki tar seperti rokok konvensional, berbagai zat kimia tersebut tetap membawa risiko kesehatan yang sangat serius. Meskipun bukti pada manusia masih terbatas karena penggunaan vape masih relatif baru, studi laboratorium menunjukkan bahwa risiko kanker dari penggunaan vape memang nyata.

Kemudian, komponen ketiga yang harus diperhatikan adalah zat toksik dalam cairan vape yang dapat memicu peradangan pada saluran pernapasan dan pembuluh darah. Paparan zat ini dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan seperti infeksi saluran pernapasan akut, pneumonia, asma, hingga penyakit paru kronik. Oleh karena itu, meskipun vape dianggap sebagai alternatif yang lebih aman, pengguna tetap harus berhati-hati dan memperhitungkan segala risiko kesehatan yang terkait dengan penggunaan vape.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER