UEFA telah mengumumkan keputusannya setelah melakukan investigasi terhadap tindakan Gianluca Prestianni. Komite Kontrol, Etik, dan Disiplin UEFA memutuskan untuk menjatuhkan larangan bermain selama enam pertandingan bagi Prestianni karena tindakan yang dinilai bernuansa homofobia. Sebagai bagian dari hukuman itu, Prestianni sudah menjalani satu pertandingan saat leg kedua melawan Madrid sebagai sanksi sementara. Namun, tiga pertandingan terakhir dari hukuman tersebut ditangguhkan selama dua tahun. Akibatnya, Prestianni akan absen dalam dua pertandingan awal kompetisi Eropa Benfica musim depan. UEFA menyebut bahwa tindakan tersebut termasuk dalam kategori pelecehan homofobia, sejalan dengan pernyataan gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni. Tchouameni menyatakan bahwa insiden tersebut tidak dapat diterima, tanpa memperdebatkan kata-kata yang digunakan. Presiden Gianni Infantino mengusulkan pembagian kartu merah langsung bagi pemain yang menutup mulut saat bertengkar di lapangan, seperti yang disampaikannya dalam wawancara dengan Sky News menyusul insiden di Liga Champions UEFA yang melibatkan Gianluca Prestianni.


