30.7 C
Jakarta
Thursday, June 11, 2026
HomeKesehatanPenyebab Lelah Setelah Naik KRL yang Sering Diabaikan

Penyebab Lelah Setelah Naik KRL yang Sering Diabaikan

Masalah Kesehatan dan Keselamatan Setelah Naik KRL

Naik KRL menjadi bagian rutinitas harian bagi jutaan orang yang bekerja. Meskipun banyak yang menganggap rasa lelah setelah commute adalah hal biasa, tanpa disadari hal ini sebenarnya bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan dan keselamatan yang serius.

Faktor Kesehatan dan Keselamatan yang Terabaikan

Ketua Health Collaborative Center (HCC) Indonesia, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, mengungkapkan bahwa rasa lelah setelah naik KRL tidak hanya sekadar kelelahan fisik biasa. Terdapat berbagai faktor kesehatan yang berperan di balik kondisi tersebut.

Salah satu faktor utama adalah kurang tidur. Banyak orang harus mengorbankan jam tidur demi mengejar jadwal kereta, yang pada akhirnya bisa mengakibatkan penurunan refleks dan konsentrasi.

Selain itu, dehidrasi juga sering terjadi karena sebagian orang mengurangi minum demi menghindari ke toilet selama perjalanan, padahal kekurangan cairan bisa berdampak negatif pada kesehatan fisik.

Pentingnya Perhatian Terhadap Kesehatan Selama Perjalanan

Untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama perjalanan, penting bagi para komuter untuk memperhatikan beberapa hal. Mulai dari tidur yang cukup, pola makan sehat, hingga menjaga posisi tubuh yang aman selama dalam kereta.

Perhatian terhadap sinyal tubuh juga tidak boleh diabaikan. Jika merasa pusing, sesak, atau mengalami gejala lain yang mencurigakan, segera cari posisi yang nyaman dan minta bantuan.

Menjalani commuter dengan tubuh dan pikiran yang sehat adalah kunci utama untuk mengoptimalkan kinerja sepanjang hari. Jadi, jangan anggap remeh pentingnya kesehatan selama perjalanan menggunakan KRL.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER