33.1 C
Jakarta
Thursday, June 11, 2026
HomeKesehatanKemenkes Fokus Kejar 960 Ribu Anak Zero-Dose dalam Cakupan Imunisasi Dasar

Kemenkes Fokus Kejar 960 Ribu Anak Zero-Dose dalam Cakupan Imunisasi Dasar

Imunisasi Dasar di Tengah Pandemi COVID-19

Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak yang signifikan terhadap cakupan imunisasi dasar di Indonesia. Meskipun angka cakupan imunisasi dasar mulai menunjukkan peningkatan pada tahun 2025, dengan mencapai 80,2 persen, namun masih terdapat sekitar 960 ribu anak zero-dose yang belum menerima imunisasi sama sekali.

Penekanan Penting terhadap Imunisasi Dasar

Pada Puncak Pekan Imunisasi Dunia di Depok, Jawa Barat pada Sabtu, 2 Mei 2026, Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni, menyatakan keprihatinannya terhadap penurunan cakupan imunisasi selama pandemi COVID-19. Menurutnya, imunisasi rutin merupakan kunci utama dalam mencegah munculnya kasus penyakit seperti campak, difteri, dan pertusis.

Ketersediaan Vaksin dan Komitmen Masyarakat

Dr. Andi Saguni juga menekankan mengenai ketersediaan vaksin, dengan menyebutkan bahwa vaksin campak akan tersedia hingga sembilan bulan ke depan. Beliau menegaskan bahwa ketersediaan vaksin akan terus dijaga tanpa adanya periode kosong.

Perwakilan UNICEF Indonesia, Jean Lokenga, menambahkan bahwa imunisasi bukan hanya sebagai upaya pencegahan penyakit, namun juga sebagai hak dasar yang harus dipenuhi bagi setiap anak. Melalui inisiatif The Big Catch-Up, lebih dari 100 juta dosis vaksin telah disalurkan di 36 negara, membuktikan bahwa semua anak dapat dijangkau jika terdapat komitmen bersama.

Kampanye imunisasi seperti ini, meskipun penting, tidak bisa menggantikan sistem imunisasi rutin yang kuat. Oleh karena itu, peran semua pihak, baik pemerintah, tenaga kesehatan, maupun masyarakat luas sangat diperlukan untuk menjaga cakupan imunisasi dasar agar tetap optimal.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER