30.7 C
Jakarta
Thursday, June 11, 2026
HomeBeritaTiga Pembuat Konten Pocong di Kediri Ditangkap: Motif Sensasi

Tiga Pembuat Konten Pocong di Kediri Ditangkap: Motif Sensasi




Tiga Pembuat Konten Pocong di Kediri Ditangkap

Tiga Orang Diamankan Terkait Pembuatan Konten Pocong yang Meresahkan di Kediri

Pada Senin, 25 Mei 2026, Kepolisian Resor Kediri, Jawa Timur, berhasil mengamankan tiga individu di Kabupaten Kediri terkait pembuatan konten horor menyerupai pocong yang menyebabkan kekhawatiran di kalangan masyarakat pengguna media sosial.

Motif Mencari Sensasi dan Konten Viral

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kediri, AKP Joshua Peter Krisnawan, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah adanya laporan dari warga mengenai individu yang berpakaian sebagai pocong dan menciptakan ketakutan.

Menurut Joshua, hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa motif di balik pembuatan konten tersebut adalah untuk mencari sensasi dan popularitas di media sosial.

Penyelidikan dan Imbauan Kepolisian

Saat ini, ketiga tersangka sedang dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut guna memahami peran masing-masing. Hingga berita ini ditulis, polisi masih belum menentukan status mereka dalam proses hukum.

Polisi juga belum mengungkap identitas para tersangka karena penyelidikan masih berlangsung. Joshua menyerukan kepada masyarakat untuk tidak membuat konten yang menimbulkan kekhawatiran dan untuk menggunakan media sosial dengan bijak.

Di sisi lain, Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, juga mengingatkan agar masyarakat tidak tergoda oleh informasi yang tidak terverifikasi dan untuk waspada terhadap penyebaran berita palsu di platform media sosial.

Sebelumnya, kehebohan di media sosial terjadi karena penangkapan seorang warga yang diduga berpenampilan seperti pocong di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Kejadian ini membuat ketegangan di tengah masyarakat sebelum kemudian penangkapan dilakukan.

Sosok yang menyerupai pocong tersebut ditangkap oleh warga setelah sebelumnya menciptakan kepanikan di sekitar daerah tersebut.

Situasi ini menegaskan pentingnya penggunaan media sosial yang bertanggung jawab dan bijak untuk mencegah timbulnya kekhawatiran serta ketegangan di masyarakat.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER