Final Liga Champions akan segera berlangsung, dan salah satu aspek penting yang patut diperhatikan adalah kondisi fisik para pemain. Dalam hal ini, terdapat perbedaan yang cukup mencolok antara dua tim yang akan bertanding, yaitu Arsenal dan PSG.
Arsenal Unggul dalam Menit Bermain
Arsenal memiliki sejumlah pemain kunci yang telah tampil secara reguler sepanjang musim. Pemain seperti Raya, Rice, Zubimendi, Gabriel, dan Saliba telah mengumpulkan lebih dari 4.000 menit bermain dalam berbagai kompetisi. Bahkan, dari 12 pemain yang mencatatkan setidaknya 3.000 menit bermain, sembilan di antaranya berasal dari Arsenal.
Keuntungan Kondisi Fisik di Final
Menariknya, PSG tidak memiliki pemain yang tampil sebagai starter lebih dari 27 kali di Ligue 1 musim ini. Hal ini menjadi catatan menarik karena dalam sebuah final yang mungkin berlangsung hingga 120 menit, keunggulan kondisi fisik bisa menjadi faktor penentu.
Jika Jurrien Timber dari Arsenal fit untuk final, maka kesembilan pemain tersebut berpotensi menjadi starter. Meskipun atlet-atlet elite ini memiliki ketahanan fisik yang baik, namun kesegaran fisik saat memasuki babak-babak akhir pertandingan bisa menjadi kunci kemenangan.
Dengan demikian, PSG seakan memiliki keunggulan tak terlihat dalam statistik biasa yang dapat menjadi krusial saat perebutan trofi Liga Champions mencapai puncaknya. Meski hanya satu pertandingan tambahan, namun dalam pertandingan sekelas final, setiap detik dan setiap kilometer berlari dapat menjadi penentu kemenangan.


