Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator
Jakarta, VIVA – Sony Sonjaya, mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun anggaran 2025-2026, menyatakan siap menjadi Justice Collaborator (JC) atau saksi pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum untuk mengungkap perkara tersebut. Hal ini disampaikan melalui kuasa hukumnya, Krisna Murti, setelah Sony menjalani pemeriksaan oleh penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung.
Dorongan Sony untuk Keterbukaan Kasus
Krisna menyatakan bahwa langkah Sony ini bertujuan untuk membuka secara terang benderang perkara yang sedang ditangani penyidik. Sony ingin membuktikan bahwa dirinya bukan otak di balik dugaan praktik jual beli titik SPPG dalam program MBG. Di samping itu, Sony juga siap mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Menurut Krisna, klien Sony menyebut ada sejumlah tokoh dari eksekutif dan legislatif yang terlibat dalam kasus tersebut.
Meskipun demikian, Krisna belum bersedia mengungkap identitas para tokoh yang dimaksud. Dia menegaskan bahwa semua informasi tersebut akan disampaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku. Pihaknya berencana segera mengajukan permohonan resmi kepada Kejaksaan Agung agar Sony dapat memperoleh status Justice Collaborator.
Kasus Korupsi Program MBG
Kasus korupsi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyeret tiga mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka. Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, diduga terlibat dalam penyalahgunaan pembangunan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui yayasan yang terafiliasi dengan mereka.
Ketiganya resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani serangkaian pemeriksaan oleh penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan tokoh-tokoh penting dari kalangan eksekutif dan legislatif.


