25.8 C
Jakarta
Wednesday, July 22, 2026
HomeBeritaTips Efisiensi Anggaran Meski Dipotong Rp268 Triliun

Tips Efisiensi Anggaran Meski Dipotong Rp268 Triliun

Kepala BGN Fokus pada Efisiensi Anggaran Meski Dipangkas hingga Rp268 Triliun

Pada Kamis, 4 Juni 2026, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, menegaskan bahwa fokus utama mereka saat ini adalah efisiensi anggaran meskipun telah dipotong menjadi Rp268 triliun. Ia menjelaskan bahwa efisiensi anggaran menjadi prioritas utama dalam diskusi di BGN.

Nanik S Deyang Tegaskan Komitmen Efisiensi Anggaran

Nanik memastikan bahwa mereka akan berusaha untuk mengurangi anggaran BGN tanpa mengurangi manfaat yang diterima oleh penerima manfaat. “Hal pertama yang kami lakukan adalah untuk melakukan efisiensi anggaran sehingga meskipun sekarang sudah dipotong tinggal Rp268 triliun, kami berharap masih bisa menurunkan lagi namun tidak mengurangi sasaran,” kata Nanik dalam sebuah konferensi pers di Kantor BGN.

BGN Fokus pada Penerima Manfaat dan Pembenahan Dapur SPPG

Pasca ditunjuknya Presiden Prabowo Subianto, BGN melakukan konsolidasi pimpinan yang pertama. Dalam konsolidasi tersebut, mereka memfokuskan kembali pada penerima manfaat. Selain itu, BGN menunda titik-titik pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Nanik juga menekankan pentingnya pembenahan dapur-dapur yang sudah beroperasi agar sesuai dengan standar untuk menghasilkan makanan berkualitas. Jika dapur tidak memenuhi standar, maka mereka akan melakukan suspensi. Selain itu, program MBG untuk daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) akan direalisasikan dengan beberapa skema pelaksanaan alternatif untuk tidak membebani APBN.

Diketahui, perombakan pimpinan BGN dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan mencopot Dadan Hindayana dan mengangkat Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Presiden juga mengangkat Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal TNI Trenggono sebagai wakil kepala BGN yang baru.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER