Raffi Ahmad Dibantah Terlibat dalam Kasus Suap Bea Cukai
Pada Kamis, 11 Juni 2026, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, secara tegas membantah terlibat dalam kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai.
Pernyataan dari Kuasa Hukum Raffi Ahmad
Saat diwawancarai dalam konferensi pers di Restoran Le Nusa Jakarta, Jakarta Selatan, Hotman Paris, kuasa hukum Raffi Ahmad, menegaskan bahwa kliennya tidak terlibat dalam kasus tersebut. Hotman menyatakan bahwa Raffi hanya berada di depan toko Blueray karena diundang oleh seorang pegawai untuk berfoto bersama, bukan untuk urusan yang terkait dengan suap.
Klarifikasi Raffi Ahmad
Raffi Ahmad juga menegaskan bahwa kunjungannya ke Blueray hanya sebatas di depan toko untuk berfoto. Ia menunjukkan bahwa tidak pernah ada transaksi atau kesepakatan terkait suap saat mengunjungi tokonya. Menurutnya, pembicaraan tentang pengiriman iPhone 17 hanyalah basa-basi dan tidak pernah terealisasi.
Hotman Paris menambahkan bahwa percakapan yang menyebut nama Raffi Ahmad dalam pesanan barang hanya merupakan bagian dari chat pegawai toko dan tidak ada bukti kuat yang mengaitkan Raffi dengan dugaan suap tersebut. Hal ini membuat isu tersebut menjadi terlalu dibesar-besarkan tanpa dasar yang jelas.
Dengan demikian, Raffi Ahmad dan tim hukumnya terus memperjuangkan kebenaran dan membersihkan nama baik dari segala tudingan yang tidak benar terkait kasus suap Bea Cukai.
Sumber: VIVA


