29.1 C
Jakarta
Wednesday, July 22, 2026
HomeBeritaPentingnya Mempertimbangkan Pengeluaran dan Cicilan untuk Masa Depan

Pentingnya Mempertimbangkan Pengeluaran dan Cicilan untuk Masa Depan

Kelas Menengah Memerlukan Perhatian Khusus dalam Kebijakan Fiskal 2027

Jakarta, VIVA – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan pentingnya memberikan ruang bagi kelas menengah dalam pembahasan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) untuk APBN Tahun 2027. Menurutnya, kebijakan fiskal harus difokuskan untuk menjaga kekuatan ekonomi domestik, terutama kelompok kelas menengah yang menjadi penggerak konsumsi dan aktivitas ekonomi nasional.

Tantangan Ekonomi yang Dihadapi Kelas Menengah

Misbakhun menyatakan bahwa banyak keluarga kelas menengah saat ini menghadapi berbagai tantangan ekonomi. Mulai dari peningkatan pengeluaran, cicilan yang harus dipenuhi, naiknya biaya pendidikan, hingga kebutuhan akan tabungan untuk masa depan. Hal ini menunjukkan bahwa kelas menengah juga mulai merasakan dampak dari situasi ekonomi yang tidak mudah.

Pentingnya Peran Kelas Menengah dalam Ekonomi Nasional

Dalam konteks pertumbuhan ekonomi tahun 2027, Misbakhun menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi seharusnya tidak hanya diukur dari angka semata. Pertumbuhan yang baik adalah yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat dunia usaha, dan menjaga daya beli masyarakat. Kelas menengah sebagai penggerak utama ekonomi nasional berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Keyakinan kelas menengah dalam berbelanja, berinvestasi, dan membuka usaha akan memperkuat aktivitas ekonomi secara keseluruhan.

Misbakhun juga menekankan bahwa dalam pembahasan KEM-PPKF 2027, perlu ada kesepakatan antara pemerintah dan DPR terkait target rasio pendapatan negara terhadap PDB. Target tersebut harus dicapai melalui perluasan basis penerimaan dan reformasi fiskal yang lebih berkualitas, tanpa menambah beban pada kelas menengah yang telah patuh membayar pajak. Reformasi fiskal harus dilakukan dengan prinsip keadilan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER