DPR Setujui Pemangkasan Penerima Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Pada Selasa, 16 Juni 2026, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mengungkapkan bahwa ia setuju dengan langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang akan melakukan pemangkasan jumlah penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bukti Pemenuhan Tujuan Program
Dalam pandangannya, tujuan utama dari program MBG adalah untuk memperbaiki kondisi gizi anak-anak, khususnya dalam upaya mengurangi angka stunting. Oleh karena itu, tidak semua anak perlu menerima MBG menurut Charles Honoris. Menurutnya, lebih tepat jika penerima manfaat MBG difokuskan pada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak dari keluarga desil 1 sampai desil 3.
Hemat Anggaran dan Fokus Manfaat
Pemangkasan jumlah penerima MBG diharapkan dapat menghemat anggaran APBN hingga triliunan rupiah menurut perhitungan Charles Honoris. Dengan hanya membatasi jumlah penerima manfaat menjadi sekitar 25-30 juta orang, anggaran yang diperlukan mungkin tidak sampai Rp200 triliun, bahkan hanya sekitar Rp100 triliun. Hal ini diharapkan dapat membuat bantuan lebih terfokus kepada mereka yang membutuhkan.
Sebelumnya, Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, menjelaskan bahwa pihaknya sedang mengevaluasi tata kelola program MBG, termasuk pemangkasan jumlah penerima manfaat. Evaluasi dilakukan dengan berkonsultasi dengan Kementerian Kesehatan dan lembaga terkait. Salah satu pertimbangan dalam pemangkasan ini adalah memotong penerima manfaat yang dianggap tidak lagi membutuhkan bantuan, seperti siswa SMA dan siswa SMP dari sekolah kategori mahal.


