29.1 C
Jakarta
Wednesday, July 22, 2026
HomeBeritaSosok Pontjo Sutowo: Pemilik Hotel Sultan Jakarta dan Sengketanya

Sosok Pontjo Sutowo: Pemilik Hotel Sultan Jakarta dan Sengketanya

Sosok Pontjo Sutowo dan Kisah Di Balik Hotel Sultan Jakarta

Pontjo Sutowo kembali menjadi sorotan publik dengan proses eksekusi lahan Hotel Sultan Jakarta di Blok 15 Gelora Bung Karno (GBK). Proses ini melibatkan 3.161 personel untuk mengamankan jalannya eksekusi yang merupakan upaya terbaru dalam sengketa antara pemerintah dan PT Indobuildco terkait kepemilikan lahan.

Pontjo Sutowo: Siapa Dia?

Pontjo Sutowo lahir di Palembang pada 17 Agustus 1950 dan merupakan anak keempat dari tujuh bersaudara dari keluarga Ibnu Sutowo, mantan Direktur Utama Pertamina. Masa kecilnya dihabiskan di Palembang sebelum pindah ke Jakarta pada 1956. Pontjo menyelesaikan pendidikan tingkat menengahnya di SMA Katolik Pangudi Luhur sebelum mengawali kuliah di ITB jurusan Teknik Mesin pada 1969. Meskipun tidak menyelesaikan studi tersebut, Pontjo melanjutkan pendidikan di Fakultas Teknik Universitas Trisakti.

Dengan latar belakang teknik, Pontjo memasuki dunia bisnis sejak usia muda. Karier bisnisnya dimulai dengan pendirian PT Adiguna Shipyard bersama saudaranya, Adiguna Sutowo, yang bergerak di bidang galangan kapal.

Pontjo Sutowo: Kisah Perjalanan Bisnis

Pontjo mulai berbisnis sekitar usia 20 tahun dengan berbagai usaha mandiri sebelum memulai PT Adiguna Shipyard. Perusahaan ini awalnya memproduksi tongkang kecil dan berkembang menjadi produsen kapal tanker berukuran besar pada awal dekade 1970-an dengan kapasitas 3.500 DWT. Keberhasilan ini memungkinkan Pontjo untuk merambah sektor bisnis lainnya.

Keberhasilan bisnis dan karier Pontjo Sutowo menjadi sorotan utama dalam proses eksekusi lahan Hotel Sultan Jakarta. Sebagai Direktur Utama PT Indobuildco, Pontjo terus menjadi sosok yang diperbincangkan dalam sengketa ini. Eksekusi lahan Hotel Sultan Jakarta di Blok 15 GBK menjadi titik terbaru dalam perjalanan panjang pertikaian kepemilikan lahan antara pihaknya dengan pemerintah.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER