Mendagri Tito Karnavian Dorong Percepatan Transformasi Digital Pemerintahan
Jakarta, VIVA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan dukungan penuh terhadap percepatan transformasi digital pemerintahan atau government technology (GovTech) sebagai langkah untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih modern melalui layanan publik berbasis digital. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pelaksanaan piloting digitalisasi bantuan sosial (bansos).
Rapat Koordinasi dan Monitoring Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos
Saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dan Monitoring Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos, Mendagri menyampaikan pentingnya ekspansi program digitalisasi bansos ke lebih banyak daerah. Piloting digitalisasi bansos sebelumnya telah sukses di Kabupaten Banyuwangi dan sekarang diperluas ke 43 kabupaten/kota di Indonesia. Mendagri menegaskan komitmennya untuk mengoordinasikan pemerintah daerah agar program ini dapat berjalan optimal.
Transformasi Sistem Perlindungan Sosial Melalui GovTech
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa GovTech akan membawa efisiensi dan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Rakor ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga transformasi sistem perlindungan sosial agar lebih tepat sasaran dengan memanfaatkan teknologi digital berbasis AI.
Sistem digital ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam mengajukan permohonan bansos tanpa proses yang rumit. Seleksi penerima bansos dilakukan lebih transparan dan akuntabel melalui pertukaran data lintas sektor. Luhut menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap implementasi program ini untuk memastikan manfaat nyata bagi masyarakat.


