30.4 C
Jakarta
Saturday, August 15, 2026
HomeBeritaKlarifikasi Terkait Pernyataan Tentang Penyetujuan Presiden di Muktamar NU

Klarifikasi Terkait Pernyataan Tentang Penyetujuan Presiden di Muktamar NU

Gus Yahya Tegaskan Tidak Ada Campur Tangan Istana dalam Muktamar NU

Pada Rabu, 15 Juli 2026, Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya, menegaskan bahwa tidak ada campur tangan dari pihak Istana ataupun Presiden RI Prabowo Subianto dalam pelaksanaan Muktamar NU yang ke-35.

Pernyataan Tegas Gus Yahya

Menurut Gus Yahya, ada pihak yang ingin maju sebagai calon Ketua Umum PBNU dengan dalih telah mendapatkan restu dari Presiden Prabowo Subianto. Namun, Gus Yahya dengan tegas membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada campur tangan dari Presiden dalam pelaksanaan Muktamar NU.

Persiapan Muktamar NU

Dalam keterangan kepada wartawan di Kantor PBNU, Gus Yahya juga menjelaskan bahwa persiapan Muktamar NU telah memasuki tahap akhir. Dia menyatakan bahwa semua keresahan terkait penyelenggaraan acara tersebut telah berhasil diatasi.

Menurutnya, panitia hanya perlu menyelesaikan detail teknis menjelang pelaksanaan Muktamar yang rencananya akan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Gus Yahya juga menjelaskan bahwa pemilihan Pondok Pesantren Tambakberas sebagai lokasi Muktamar memiliki makna tersendiri bagi warga NU karena pesantren tersebut didirikan oleh salah satu pendiri NU, KH Abdul Wahab Hasbullah.

Beliau meyakini bahwa lokasi yang dipilih akan menciptakan suasana yang kondusif sehingga Muktamar dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat.

Gus Yahya berharap agar Muktamar ke-35 NU dapat berlangsung harmonis dan menghasilkan keputusan yang membawa manfaat, tidak hanya bagi warga NU, tetapi juga bagi bangsa Indonesia dan kemanusiaan secara luas.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER