Insiden Powerbank WN China Terbakar di Pesawat Batik Air
Kejadian Mengejutkan dalam Penerbangan Batik Air
Pada Selasa, 29 Juli 2026, pesawat Batik Air tujuan Makassar-Jakarta mengalami insiden tak terduga. Sebuah power bank milik seorang warga negara China terbakar di kabin pesawat, menyebabkan kepanikan di antara penumpang.
Penanganan Awak Kabin yang Cepat dan Profesional
Batik Air memastikan bahwa situasi yang terjadi segera diatasi oleh awak kabin yang telah terlatih dengan baik. Saat power bank tersebut mengeluarkan asap dan api, awak kabin segera mengikuti prosedur keselamatan standar untuk meredakan keadaan.
Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menjelaskan bahwa penumpang dan awak pesawat berhasil dievakuasi dengan aman ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta setelah insiden tersebut terkendali.
Ketentuan Penggunaan Power Bank selama Penerbangan
Sebagai imbauan kepada seluruh penumpang, Batik Air kembali menekankan bahwa penggunaan power bank selama penerbangan harus sesuai dengan peraturan keselamatan penerbangan. Penumpang dilarang menggunakan power bank untuk mengisi daya perangkat elektronik selama pesawat dalam kondisi terbang.
Lebih lanjut, power bank harus disimpan sebagai bagasi kabin dan tidak boleh dimasukkan ke bagasi tercatat atau kompartemen bagasi kabin di atas kepala penumpang. Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama penerbangan.
Investigasi Lebih Lanjut
Pihak maskapai masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti terbakarnya power bank tersebut. Data dan informasi sedang dikumpulkan untuk evaluasi lebih lanjut. Batik Air juga memberikan apresiasi kepada awak kabin yang sigap bertindak sesuai prosedur keselamatan, yang memastikan keberhasilan penanganan insiden tersebut.
Demikianlah kejadian terkini yang menunjukkan pentingnya keselamatan dalam setiap penerbangan diikuti protokol keselamatan yang ketat.


