30.4 C
Jakarta
Saturday, August 15, 2026
HomeBeritaZikir dan Doa Bersama: Solusi untuk Negeri Kita

Zikir dan Doa Bersama: Solusi untuk Negeri Kita

Pemerintah Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan untuk Peringati HUT RI ke-81

Pemerintah menggelar acara Zikir dan Doa Kebangsaan sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 100.000 peserta di Jakarta pada Sabtu, 1 Agustus 2026 malam.

Makna Zikir dan Doa Kebangsaan

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan pentingnya makna Zikir dan Doa Kebangsaan sebagai wujud spiritualitas bangsa dalam memaknai kemerdekaan serta menjaga persatuan, kerukunan, dan harmoni di tengah keragaman Indonesia.

“Dengan zikir kita menumbuhkan hati, dengan doa kita mengetuk langit, dan dengan kerja serta pengabdian kita membangun bumi. Sekitar 100 ribu peserta zikir dan doa malam ini datang dari berbagai wilayah, dari berbagai agama, bersama-sama berdoa untuk negeri,” ujar Nasaruddin.

Peserta dan Rangkaian Acara

Menag Nasaruddin menegaskan bahwa bangsa yang besar dibangun oleh kekuatan doa, keluhuran akhlak, dan kokohnya kerukunan antarsesama. Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh juara 1 MTQ International. Dilanjutkan dengan doa lintas agama yang dipimpin oleh enam tokoh agama berbeda.

Pembacaan doa dimulai dari agama Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha, Konghucu, dan Islam sebagai manifestasi rasa syukur dan harapan atas kemajuan Indonesia. Acara juga dimeriahkan dengan Selawat Kebangsaan yang dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Rangkaian acara mencakup pembacaan Khotmil Qur’an dan Doa Khotmil Qur’an sebelum doa kebangsaan lintas agama. Turut hadir dalam acara tersebut para Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih serta tokoh-tokoh lintas agama.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER