Juventus menghadapi persoalan serius di lini tengah setelah sejumlah pemain mengalami cedera dan gangguan kebugaran dalam beberapa pekan terakhir. Situasi tersebut membuat pilihan di sektor sentral semakin terbatas, sekaligus menyulitkan tim untuk menemukan keseimbangan permainan.
Absennya pemain yang berperan sebagai jangkar lini tengah disebut menjadi salah satu faktor di balik penampilan buruk Juventus. Peran tersebut penting untuk menjaga struktur permainan, tetapi Juventus belum mendapatkan sosok yang sepenuhnya mampu menjalankan tugas itu secara konsisten.
Performa lini tengah belum stabil
Pape Sarr memang telah menjalani debut bersama Juventus. Namun, kehadirannya belum otomatis menyelesaikan persoalan yang muncul di lini tengah. Sarr sebelumnya juga sempat mengalami masalah kebugaran dalam beberapa pekan terakhir, sehingga masih harus dilihat apakah ia dapat langsung memberikan dampak besar bagi tim.
Kondisi serupa dialami Weston McKennie. Gangguan kebugaran yang menimpanya turut menambah ketidakpastian di sektor tengah Juventus. Belum ada kepastian bahwa para pemain yang baru kembali atau masih berupaya memulihkan kondisi tersebut bisa segera tampil pada level yang dibutuhkan.
Douglas Luiz sebenarnya mulai memperlihatkan peningkatan. Meski demikian, performanya ketika Juventus menghadapi Sassuolo belum cukup meyakinkan. Penampilannya dalam pertandingan itu tidak terlalu bagus sehingga perbaikan yang ditunjukkan sebelumnya belum sepenuhnya berlanjut.
Teun Koopmeiners juga belum mampu memenuhi perkembangan yang diharapkan. Ia kembali melewati pertandingan yang mengecewakan, membuat Juventus belum memperoleh kontribusi maksimal dari pemain-pemain yang diharapkan dapat menopang permainan di area tengah.
Juventus masih menunggu Locatelli
Rangkaian persoalan tersebut membuat Juventus berpotensi kembali kesulitan menguasai lini tengah. Masalahnya bukan hanya terkait jumlah pemain yang tersedia, tetapi juga kesinambungan performa dan kesiapan fisik mereka. Sarr, McKennie, Douglas Luiz, dan Koopmeiners belum dapat memberikan jaminan bahwa sektor tersebut akan segera stabil.
Karena itu, perhatian Juventus kini tertuju pada proses kembalinya Manuel Locatelli. Kehadiran Locatelli diharapkan dapat membantu mengisi kebutuhan tim di lini tengah, terutama pada posisi yang membutuhkan pengaturan ritme dan perlindungan terhadap keseimbangan permainan. Namun, sampai ia kembali, Juventus masih harus menghadapi kemungkinan tampil tanpa kendali penuh di sektor sentral.
Tim masih perlu melihat seberapa cepat para pemain yang tersedia mampu mencapai kondisi terbaik. Jika persoalan kebugaran dan performa belum teratasi, tekanan terhadap lini tengah Juventus akan tetap berlanjut pada pertandingan-pertandingan berikutnya.


