33.8 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
HomeOlahragaUEFA-CONCACAF Desak Infantino Bayar Rp178 Miliar per Federasi

UEFA-CONCACAF Desak Infantino Bayar Rp178 Miliar per Federasi

Pemilihan Presiden FIFA pada Maret 2027 berpotensi menjadi arena persaingan terbuka untuk menggoyang posisi Gianni Infantino. UEFA dan CONCACAF disebut berupaya menggeser Infantino, baik melalui manuver sebelum pemilihan maupun dalam proses pemungutan suara yang akan digelar di Rabat, Maroko.

FIFA telah menetapkan 18 November 2026 sebagai batas akhir pendaftaran kandidat. Setelah tahap pencalonan ditutup, pemungutan suara dijadwalkan berlangsung empat bulan kemudian. Sampai saat ini, belum ada tokoh yang secara resmi menyatakan diri sebagai penantang Infantino.

Dukungan dan penolakan dari konfederasi

Upaya untuk menghadang Infantino datang di tengah kritik dari sejumlah konfederasi. UEFA dan CONCACAF disebut secara terbuka mengambil sikap berseberangan dengan Presiden FIFA tersebut. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) juga termasuk pihak yang melontarkan kritik keras.

Namun, peta dukungan terhadap Infantino belum sepenuhnya berubah. Ia masih memperoleh dukungan dari Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) dan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF). Dukungan dari dua konfederasi itu menjadi modal penting bagi Infantino menjelang proses pemilihan, meskipun tekanan dari UEFA, CONCACAF, dan AFC terus mengemuka.

Perbedaan sikap antar-konfederasi tersebut membuat persaingan menuju pemilihan FIFA 2027 mulai mengarah pada perebutan dukungan anggota. Belum adanya kandidat resmi yang tampil membuat dinamika pencalonan masih terbuka, termasuk kemungkinan munculnya penantang dari lingkungan konfederasi yang saat ini mengkritik Infantino.

Infantino datangi Karibia

Infantino disebut berupaya memperkuat dukungannya di kawasan Karibia. Ia berkunjung ke wilayah tersebut bulan lalu untuk mengamankan dukungan dari anggota CONCACAF.

Kunjungan itu berlangsung meski Victor Montagliani telah meminta Infantino untuk tidak datang. Montagliani merupakan salah satu nama yang kerap disebut dalam bursa calon penantang, selain perannya yang berkaitan dengan CONCACAF. Tidak ada sosok yang sejauh ini mengumumkan pencalonan secara resmi, sehingga posisi Montagliani masih sebatas spekulasi dalam bursa kandidat.

Nama lain yang turut diperbincangkan adalah Nasser al-Khelaifi. Ia merupakan Presiden Paris Saint-Germain (PSG), anggota komite eksekutif UEFA, sekaligus tokoh dari pemerintah Qatar. Seperti Montagliani, al-Khelaifi belum menyatakan pencalonan secara resmi.

Dengan tenggat pendaftaran yang masih berlangsung hingga 18 November 2026, daftar kandidat dapat berubah sebelum pemungutan suara digelar di Rabat pada Maret 2027. Untuk saat ini, Infantino tetap menjadi satu-satunya tokoh yang telah berada di pusat persaingan, sementara calon penantangnya belum muncul secara formal.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER