Satu jasad ditemukan nelayan di perairan Kalimantan Tengah pada hari ke-10 operasi pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8. Basarnas mengevakuasi jasad tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk menjalani proses identifikasi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana, yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan jasad itu ditemukan di tengah laut. Setelah menerima informasi tersebut, Basarnas berkoordinasi dengan Kepala Kantor SAR Palangka Raya untuk mengecek kemungkinan adanya laporan orang tenggelam atau nelayan yang belum kembali.
Belum Ada Laporan Orang Hilang
Menurut Putu, hasil pengecekan tidak menemukan laporan terkait orang tenggelam maupun orang yang belum kembali dari laut di wilayah tersebut. Informasi itu mencakup laporan dari kepolisian dan masyarakat.
“Diinformasikan memang tidak ada laporan dan tidak ada kejadian orang tenggelam ataupun tidak kembali dari laut,” kata Putu dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-10 kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Selasa malam.
Ketiadaan laporan tersebut menjadi alasan jasad dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin. Identifikasi diperlukan untuk memastikan apakah jasad tersebut merupakan salah satu penumpang KM Virgo Transport 8 yang masih dalam pencarian.
Basarnas belum dapat memastikan identitas korban. Saat ditemukan, jasad tersebut juga tidak mengenakan jaket keselamatan kapal. Karena itu, dugaan bahwa jasad itu berkaitan dengan kecelakaan KM Virgo Transport 8 masih harus dibuktikan melalui proses identifikasi.
“Tapi, saya tanya lagi untuk memastikan, ada enggak laporan kejadian di sana? Baik laporan kepolisian, laporan masyarakat tentang orang tenggelam atau orang yang belum kembali dari melaut, dan lain sebagainya. Nah, dilaporkan tidak ada,” ujar Putu.
Identitas Menentukan Penanganan Berikutnya
Putu menegaskan, jasad tersebut belum bisa dinyatakan sebagai korban KM Virgo Transport 8 secara pasti. Namun, informasi mengenai tidak adanya laporan orang hilang membuat Basarnas tetap mempertimbangkan kemungkinan jasad itu termasuk penumpang kapal yang belum ditemukan.
“Namun, berdasarkan beberapa laporan itulah saya selaku tetap harus menduga, jangan-jangan ini salah satu penumpang KM Virgo,” katanya.
Apabila hasil identifikasi menyatakan jasad itu bukan korban KM Virgo Transport 8, jasad akan dikembalikan. Sebaliknya, jika terbukti merupakan salah satu penumpang yang masih dicari, jasad akan diserahkan kepada pihak keluarga.
Hingga Selasa pukul 22.00 WITA, Basarnas mencatat 126 korban telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang selamat dan 18 orang meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 117 korban masih dalam proses pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.


