Upaya pencarian korban Kapal Virgo Transport 8 masih menghadapi kendala berat di bawah laut. Bangkai kapal yang tenggelam di Laut Jawa itu berada dalam posisi terbalik, sementara sejumlah lorong di bagian dalamnya tertutup. Kondisi tersebut membatasi akses penyelam untuk memeriksa badan kapal secara menyeluruh.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Banjarmasin Bramantya Semara mengatakan, posisi kapal membuat barang-barang milik penumpang berada di bagian yang menyerupai langit-langit. Tim menduga sebagian korban juga masih berada di dalam bangkai kapal.
“Akses masuk penyelam ke badan kapal sangat terbatas karena tertutup,” kata Bramantya di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, dikutip Kamis (1/10/2026).
Kondisi bangkai kapal membahayakan penyelam
Selain lorong yang tertutup, bangkai kapal masih labil akibat pengaruh arus dan gelombang yang kencang. Situasi itu membuat penyisiran di sekitar kapal menjadi berisiko bagi penyelam yang dikerahkan dalam operasi SAR.
Karena itu, penyelam diminta bekerja secara hati-hati dengan tetap menempatkan keselamatan sebagai prioritas. Meski menghadapi kondisi tersebut, Basarnas menyatakan pencarian korban yang masih belum ditemukan tetap dioptimalkan.
“Namun pada prinsipnya kita tetap mengoptimalkan segala upaya yang bisa dilakukan agar bisa menemukan sisa korban,” ujar Bramantya.
Penyisiran juga diperluas ke sejumlah perairan di Kalimantan Tengah. Wilayah itu menjadi salah satu titik penting pencarian karena banyak korban ditemukan di sana, terutama di Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Sukamara.
22 jasad ditemukan di perairan Kalimantan Tengah
Hingga Rabu (30/9), sebanyak 22 jasad korban Kapal Virgo Transport 8 telah ditemukan di perairan Kalimantan Tengah. Dari jumlah tersebut, 18 jasad telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani proses identifikasi.
Empat jasad lainnya masih dalam perjalanan menuju Banjarmasin. Petugas mengangkutnya melalui jalur darat untuk selanjutnya diserahkan ke rumah sakit guna keperluan identifikasi.
Basarnas sebelumnya mencatat total 243 penumpang dan kru berada di dalam Kapal Virgo Transport 8. Sampai hari ke-18 operasi SAR, sebanyak 186 orang telah dievakuasi. Rinciannya, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 78 orang dinyatakan meninggal dunia.
Dengan demikian, masih terdapat 57 korban yang dalam proses pencarian. Operasi terus dilanjutkan di sekitar lokasi bangkai kapal serta perairan Kalimantan Tengah, dengan memperhitungkan kondisi arus, gelombang, dan keamanan penyelam.


