Seorang kepala sekolah SMP swasta di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, ditemukan tewas dalam kondisi gantung diri di tebing Pantai Ngungap, Kalurahan Songbanyu, Kapanewon Girisubo, pada Minggu 15 Juni 2025. Korban berinisial JK baru-baru ini menjabat sebagai kepala sekolah di SMP Muhammadiyah Al Mujahidin, Kapanewon Playen, selama satu minggu sebelum peristiwa tragis ini terjadi. Jenazah korban ditemukan tergantung di kedalaman tebing sekitar 70 meter, dengan penemuan berawal dari kecurigaan seseorang yang melihat sepeda motor terparkir di dekat lokasi kejadian. Setelah warga setempat menemukan tubuh korban, polisi dan Tim SAR segera diberitahu untuk melakukan evakuasi.
Proses evakuasi korban memakan waktu lama karena medan yang curam dan licin. Meskipun demikian, dengan kerja sama tim, evakuasi berhasil dilakukan. Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan atau hal mencurigakan pada tubuh korban. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Motif di balik tindakan nekat korban masih diselidiki oleh pihak berwenang, sementara keluarga dan pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait latar belakang peristiwa ini. Berita ini disampaikan oleh TvOne melalui Lucas Didit, di Gunungkidul, Yogyakarta.
Dinas Pendidikan Jakarta juga telah membuka posko pengaduan layanan untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala dalam proses pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025. Posko tersebut merupakan langkah inisiatif dari Pemerintah Provinsi Jakarta untuk memberikan dukungan kepada masyarakat dalam mengakses layanan pendidikan. Semoga dengan adanya posko ini, proses pendaftaran SPMB 2025 dapat berjalan lancar dan memudahkan masyarakat Jakarta dalam mengakses layanan pendidikan yang berkualitas. Semoga informasi ini bermanfaat bagi masyarakat Jakarta yang memerlukan bantuan terkait SPMB 2025.


