24 C
Jakarta
Thursday, December 4, 2025
HomeprabowoPrabowo Emphasizes Indonesia's Need for Strong Defense in Uncertain World

Prabowo Emphasizes Indonesia’s Need for Strong Defense in Uncertain World

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan pentingnya Indonesia untuk menjaga pertahanan yang kuat di tengah situasi global yang semakin tidak pasti. Dalam pidatonya pada Upacara Pemeriksaan Pasukan Operasional dan Penghormatan Militer di Lapangan Suparlan, Pusdiklatpassus, Batujajar, pada hari Minggu (10/8), Prabowo mendorong para prajurit muda untuk tidak pernah melupakan sejarah bangsa. Dia mengingat periode lampau Indonesia di bawah kekuasaan kolonial, di mana rakyatnya diperbudak dan diperlakukan lebih buruk dari binatang. Prabowo memperingatkan bahwa tantangan global saat ini semakin kompleks dan tidak dapat diprediksi, dengan kekuatan eksternal yang berusaha mengganggu kemajuan Indonesia. Dia menegaskan perlunya memperkuat pertahanan nasional untuk melindungi wilayah, kedaulatan, dan sumber daya bangsa. Prabowo juga menyoroti pentingnya memiliki pertahanan yang kuat di tengah ketidakpastian dunia saat ini, dengan berbagai konflik yang sedang berlangsung di berbagai belahan dunia. Meskipun Indonesia tidak akan berpihak pada blok geopolitik manapun, hal ini menuntut pertahanan yang tangguh. Pada kesempatan tersebut, Prabowo memberikan pangkat Jenderal Bintang Empat kehormatan, menunjuk Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai Wakil Panglima TNI, serta memberikan penghargaan kepada para penerima Bintang Sakti Medal Kehormatan dan Pangkat Kehormatan atas dedikasi dan integritas yang luar biasa. Upacara tersebut juga menandai pelantikan beberapa unit baru TNI, termasuk enam Komando Daerah Militer, 14 Komando Daerah Laut, tiga Komando Daerah Udara, satu Komando Operasi Udara, enam Kelompok Komando Pasukan Khusus, 20 Brigade Pengembangan Teritorial, satu Brigade Infanteri Laut, satu Resimen Korps Pasgat, 100 Batalyon Pengembangan Teritorial, lima Batalyon Infanteri Laut, dan lima Batalyon Pasukan Penyerbuan Cepat. Pemeriksaan pasukan melibatkan 27.384 personel, didukung oleh 152 kendaraan taktis dengan 388 kru, serta 124 aset pertahanan yang terdiri dari 34 dari Angkatan Darat, 24 dari Angkatan Laut, dan 66 dari Angkatan Udara.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER