32.5 C
Jakarta
Monday, May 11, 2026
HomeKesehatanPedoman Baru WHO Obat Obesitas GLP-1: Kemenkes Akan Dikaji

Pedoman Baru WHO Obat Obesitas GLP-1: Kemenkes Akan Dikaji

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merilis pedoman pertamanya tentang penggunaan terapi GLP-1 untuk mengobati obesitas sebagai penyakit kronis dan kambuhan. Obesitas menjadi masalah kesehatan global yang semakin meningkat, dengan lebih dari 1 miliar orang terkena dampaknya. Diperkirakan pada tahun 2024, obesitas telah dikaitkan dengan 3,7 juta kematian di seluruh dunia. Jika tidak ada tindakan yang cepat diambil, jumlah penderita obesitas diperkirakan akan berlipat ganda pada tahun 2030.

Pada bulan September 2025, WHO menambahkan terapi GLP-1 ke dalam Daftar Obat Esensial untuk mengelola diabetes tipe 2 pada kelompok risiko tinggi. Pedoman baru ini memberikan rekomendasi bersyarat untuk penggunaan terapi ini guna membantu pasien obesitas menghadapi tantangan kesehatan yang serius. Terapi GLP-1 digunakan sebagai bagian dari pendekatan komprehensif yang melibatkan pola makan sehat, aktivitas fisik teratur, dan dukungan dari profesional kesehatan.

Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyatakan komitmen organisasi tersebut dalam mengatasi masalah obesitas. Menurut beliau, obesitas adalah penyakit kronis yang memerlukan perawatan komprehensif seumur hidup. Meskipun pengobatan bukan satu-satunya solusi untuk krisis kesehatan global yang diakibatkan oleh obesitas, penggunaan terapi GLP-1 dapat membantu jutaan orang mengatasi masalah tersebut dan mengurangi dampak buruknya.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER