32.6 C
Jakarta
Tuesday, May 19, 2026
HomeKesehatanMinum Jamu Saat Sahur: Aturan Aman dari Dokter Gizi

Minum Jamu Saat Sahur: Aturan Aman dari Dokter Gizi

Menurut dokter spesialis gizi klinik Raissa Edwina Djuanda, konsumsi jamu saat sahur sebaiknya dihindari. Meskipun tidak semua jenis jamu harus dihindari, konsumsi yang berlebihan tetap membawa risiko. Dokter Raissa menegaskan bahwa jamu aman jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan tidak saat perut kosong, terutama saat sahur. Konsumsi jamu berlebih saat perut kosong dapat menyebabkan iritasi lambung dan meningkatkan asam lambung, serta berpotensi berinteraksi dengan obat medis. Sebaiknya, konsumsi jamu dalam jumlah yang wajar dan hindari minum saat perut kosong untuk mencegah risiko tidak diinginkan.

Selain jamu, dokter Raissa juga tidak menyarankan konsumsi kopi dan teh saat sahur. Kandungan kafein dalam kopi dan teh dapat menyebabkan seseorang lebih sering buang air kecil, serta berpotensi memicu masalah kesehatan seperti maag, jantung berdebar, dan sulit tidur. Meski demikian, konsumsi kopi dan teh tidak perlu dihentikan selama Ramadan, namun perlu dibatasi. Dokter Raissa menyarankan untuk memilih kopi rendah kafein atau teh yang tidak terlalu pekat bagi yang sensitif terhadap kafein. Disarankan untuk membatasi konsumsi teh dan kopi menjadi satu hingga dua cangkir setelah berbuka puasa. Dengan demikian, konsumsi jamu, kopi, dan teh selama Ramadan perlu diperhatikan agar dapat menjaga kesehatan dengan baik.

Source link

BERITA TERBARU

BERITA POPULER